Bagi pengamat politik Ujang Komarudin, BPIP harus terus berjalan meski tanpa Yudi Latif.
"Idealisme BPIP harus terus jalan. Apa yang telah dibuat dan ditancapkan oleh Yudi Latif harus dilanjutkan oleh penggantinya," jelas dia saat dikontak
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/6)
Ujang menjelaskan, pengganti Yudi Latif harus memiliki sejumlah kriteria. Mulai dari memiliki intelektual yang tinggi, mengerti Pancasila secara total, berintegritas, terbuka, dan memiliki jaringan.
"Dan jangan diisi oleh orang yang punya
conflic of interest. Jadi harus bekerja fokus dan profesional dalam menjaga, mengawal, mengembangkan, dan melestarikan Pancasila," jelasnya.
Ujang berharap, BPIP tidak dimanfaatkan adanya kepentingan pribadi dan golongan.
"Karena Pancasila bukan milik pribadi atau golongan. Pancasila milik kita semua. Milik bangsa Indonesia," tandasnya.
[sam]