Apalagi dalam rangkaian drama sandera tersebut, ada enam orang anggota Polri yang tewas ditikam.
Dalam acara di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (13/5), Korlantas Mabes Polri mengadakan acara peduli masyarakat terhadap enam anggota Polri yang telah gugur tersebut.
Korlantas Mabes Polri membentangkan spanduk sepanjang kurang lebih lima meter dengan foto para anggota Polri yang telah gugur di sebelah kiri.
Para pengunjung CFD diminta untuk membubuhkan tanda tangan mereka di spanduk itu sebagai ungkapan rasa kepedulian terhadap peristiwa tersebut.
Tidak hanya tanda tangan saja, para pengunjung ada juga yang meletakkan bunga di bawah spanduk tersebut sebagai pertanda mereka ikut berbela sungkawa atas gugurnya enam anggota Polri.
Adapun lima anggota Polri yang gugur dalam drama sandera adalah Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setuadi, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.
Sementara Aipda Luar Biasa Anumerta Mahrum Frenje meninggal ditusuk seorang teroris usai insiden drama sandera Mako Brimob berakhir.
[ian]