"Tentu yang dibicarakan tadi tidak jauh-jauh dari itu (Pilpres 2019), kan 2019 sebentar lagi," aku TGB kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).
Namun, konteks Pilpres 2019 yang dibahas menyangkut upaya menjaga akal sehat dan menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Bukan menihilkan satu sama lain.
"Konteksnya adalah bagaimana kita berkontes menjaga akal sehat, sebagai satu bangsa artinya menempatkan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. Dan bahwa kontestasi ini bukan seperti kontestasi zero-sum game, menihilkan satu sama lain, memfitnah satu sama lain, tapi kontestasi gagasan," terangnya.
Selain membahas Pilpres 2019, Gubernur yang juga kader Partai Demokrat ini menyampaikan dua pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Ketua MPR yang biasa disapa Zulhas itu.
"Pertama, sinergi pembangunan antara pusat dan daerah. Yang kedua, kepentingan kita semua, semua tokoh pusat, daerah, formal, struktural, kultural untuk kita bersama-sama menjaga akal sehat menghadapi kontestasi 2019," ungkapnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: