"Kami sodorkan tapi tentunya kita tidak memaksa, tidak dalam posisi untuk memaksa, jadi artinya kami menghargai
judgement atau keputusan yang diambil oleh calon yang kami dukung tersebut," ujar Wakil Ketum DPP PAN, Bara Krishna Hasibuan.
Disinggung nama Zulhas tidak masuk daftar cawapres versi survei Litbang Kompas, Bara mengatakan, keputusannya ada di tangan capres yang diusung PAN.
"Proses
kan masih berlangsung, kalau toh nanti memang seperti itu, dan kalau nanti kami mendukung Pak Jokowi, tentu nanti kam serahkan ke Pak Jokowi untuk siapa pendamping yang diakuinya paling cocok, lagi-lagi ini kepentingan pribadi ketua umum, bukan kepentingan PAN, tapi
kan juga kepentingan yang lebih luas, jadi saya pikir memang nanti siapapun calon yang kami pilih kami serahkan siapa pendamping yang akan dipilih sesuai dengan kepentingan berbagai pertimbangan," terang Bara
.[wid]
BERITA TERKAIT: