"Dalam kacamata saya hoax itu lahir dari kerangka kontestasi. Kita bisa melihat kontestasinya siapa dengan siapa, itu bisa dipetakan produsen hoaxnya, siapa yang diuntungkan siapa yang dirugikan. Produsen hoax bisa terbaca dari situ," ujar Direktur Eksekutif Indo Survey and Strategy (ISS), Hendrasmo.
Hal itu disampaikan dia ketika menjadi pembicara dalam Diskusi Publik 'Pilkada 2018 & Pemilu 2019 Tanpa Hoax' di Up2Yu Cafe, Ibis Budget Hotel, Jakarta, Minggu (8/4).
Menurutnya pihak yang paling diuntungkan dengan penyebaran hoax bisa diprediksi secara kuat sebagai pihak yang memproduksi hoax tersebut.
"Sesungguhnya lebih mudah mengungkapkannya. Kita lakukan analisis isi saja, kecenderungan siapa yang diuntungkan siapa yang dirugikan, agregatnya yang paling banyak diuntungkan. Kita tentu bisa menduga-duga siapa yang mempunyai keuntungan dia yang membuat hoax," tambahnya.
BERITA TERKAIT: