"Kalau ada yang mendoakan demikian, ya Alhamdulillah, Amin. Semua doa pasti baik dan kalau itu harapan rakyat dan lahir dari serta perasaan, saya mengapresiasinya," ujar AHY kepada wartawan di sela kunjungannya di Surabaya, Minggu (1/4).
Saat disinggung mengenai kesiapaannya jika dipilih sebagai pendamping Joko Widodo, AHY mengaku tidak mau berandai-andai. Ia menilai Jokowi memiliki hak untuk memilih wakilnya sendiri. Yang pasti, sambung AHY, saat ini Partai Demokrat berupaya meningkatkan kepercayaan publik agar bisa menjagokan kader terbaiknya sebagai Capres maupun Cawapres.
"Sekali lagi, kalau ada pandangan positif maka wajib saya syukuri. Tapi yang pasti karena harus mengantongi tiket 20 persen untuk maju sebagai calon presiden dan saat ini modalnya masih 10 persen maka harus dipikirkan terlebih dahulu. Percuma memajukan calon, tapi syaratnya mengusungnya belum cukup," ujarnya.
[nes]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: