Begitu penilaian Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid dalam Seminar bertajuk "Peran Pancasila Dalam Memperkokoh NKRI" di Lemhanas RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).
Menurut Yenny banyak masyarakat hanya mengetahui kelima sila dalam Pancasila namun tidak menuangkan arti sila tersebut dalam kerukunan antara umat beragama. Sila pertama yang menjelasakan tentang ketuhanan harusnya bisa menjadi kunci menjaga kerukunan umat beragama.
Contoh nyata tidak teraktualisasinya sila Pertama yakni orang tua yang selalu mengajarkan anaknya untuki beribadah, tetapi kemudian mengkafirkan tetangganya sendiri.
Hal-hal seperti itu, sambung Yenny sama saja menunjukkan tidak ada keselarasan antara ucapan yang disampaikan dan aktualiasasi dalam keseharian.
"Jadi memang perlu diingatkan lagi Pancasila bukan sekedar ucapan, tetapi arti sebenarnya Pancasila adalah dengan diamalkan," pungkasnya.
[nes]