Dalam waktu dekat, Gerindra akan mengundang SBY bertamu ke kediaman Prabowo Subianto, di Hambalang, Jawa Barat.
"Kami akan undang Pak SBY ke Hambalang," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/7).
Tidak hanya itu, Gerindra dalam waktu dekat merencanakan pertemuan dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, atau Presiden PKS, Sohibul Iman.
"Dalam waktu dekat akan diatur," ucap Fadli.
Menurut dia, pertemuan Prabowo dan SBY di Cikeas minggu lalu hanya berisi pembahasan isu-isu terkini. Salah satunya adalah UU Penyelenggaraan Pemilihan Umum (UU Pemilu) yang baru saja disahkan DPR RI.
"UU Pemilu, Pak SBY dan Pak Prabowo sama sikapnya, bahwa ini sudah menjadi satu masalah di luar akal sehat," jelas Fadli.
Dia tegaskan, ambang batas (threshold) yang sudah dipakai dalam pemilu 2014 tidak bisa dipakai lagi karena Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tahun 2019 akan berlangsung serentak.
Tak hanya berbincang soal threshold, SBY dan Prabowo juga berbicara soal potensi kerjasama yang akan mereka jalin ke depan.
"Perlu ada kerjasama antara Gerindra dengan Demokrat," beber Fadli.
Gerindra juga akan mengajak partai lain, misalnya PKS dan PAN, untuk bekerjasama. Karena itu, komunikasi politik aka dijalin secara intensif.
"Jadi, istilah kami kerjasama, tidak membentuk suatu koalisi. Koalisi belum tentu efektif, apalagi koalisi kadang-kadang fluid (cair) . Dalam koalisi ini begitu mudah berpindah pada koalisi lain atau posisinya berubah. Lebih bagus kerja sama strategis atau taktis," terang Fadli.
[ald]
BERITA TERKAIT: