Saya tidak bisa membalasnya satu per satu mengingat banyaknya ucapan yang masuk. Semoga berkenan menerima balasan sekaligus ini.
Selanjutnya harus saya katakan, kendati saya diberi mandat oleh pemerintah dalam pembinaan Pancasila, tidaklah berarti saya ini benar-benar figur Pancasilais paripurna. Sejauh manusia punya potensi bersalah, tidak akan pernah ada manusia yang sepenuhnya Pancasilais. Kita semua hanya berusaha mendekati idealitas nilai Pancasila dalam kehidupan publik. Oleh karena itu, jangan segan-segan mengingatkan kami bila ucapan, tindakan dan kebijakan kami tidak selaras dengan tuntutan moral Pancasila.
Akhirnya perlu saya ingatkan bahwa Pancasila itu tentang kita, dari kita dan untuk kita. Perwujudannya tidak bisa hanya menunggu peran negara, melainkan tanggung jawab semua pihak. Maka dari itu, mari kita bergotong-royong, mengambil peran masing-masing untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bersama, untuk memastikan segala warna bersatu, rasa bersambung, rezeki berbagi.
Salam takzim[****]