Koordinator Bara Aguss DKI Jakarta Mujiyono mengatakan kegiatan tersebut dihelat dalam rangka mendidik secara mendalam tugas pokok dan fungsi sukarelawan.
"Dengan pelatihan ini kami ingin meningkatkan pemahaman akan tanggung jawab sukarelawan. Minimal mereka nggak liar ketika menjalankan tugasnya," ujarnya.
Pelatihan sekaligus untuk mensinergikan hal-hal yang telah dan akan dikerjakan. Sukarelawan diharapkan semakin memahami profil kandidat dan Bara Aguss itu sendiri.
"Ini juga sebagai bentuk nyata kerja kami. Kalau ada organisasi lainnya bingung mau ngapain setelah pengukuhan, euforia sesaat, kami tidak. Karena setelah ini semua telah disusun," jelas Mujiyono.
Ratusan sukarelawan yang merupakan koordinator kecamatan, kelurahan hingga tingkat RW mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah 39 perwakilan dari total 44 kecamatan di DKI. Setelah ini, sukarelawan diberikan tugas pemetaan dukungan. Mereka diminta menginput potensi suara di wilayah masing-masing. Caranya dengan melakukan kampanye pintu ke pintu.
"Sukarelawan juga melakukan counter apabila ada serangan ide atau gagasan dari lawan," kata Mujiyono.
Bara Aguss menargetkan setidaknya 100 rumah per-RW didatangi sukarelawan. Tiap rumah suaranya dipetakan dan dikawal hingga hari pemilihan.
"Kami juga mengimbau agar sukarelawan bersinergi baik dengan sesama sukarelawan, maupun tim pemenangan dari partai," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: