Ia dilantik mendampingi Ignaisus Jonan yang diplot menjadi menteri ESDM. Baginya, turun jabatan bukanlah masalah.
"Sesuai dengan komitmen saya. Saya saat pulang (ke Indonesia) berkomitmen di manapun ditempatkan Presiden, saya siap," kata Arcandra di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, (16/10).
Salah satu konsennya ke depan adalah sektor migas. Menurut dia, eksplorasi Indonesia saat ini tengah mengalami tren penurunan.
"Kita harus punya rencana, eksplorasi harus ditingkatkan. PP 79 kita revisi dalam waktu dekat ini," papar Arcandra.
Terkait dengan
cost recovery, Arcandra membeberkan, sebetulnya ada celah yang bisa dimanfaatkan pemerintah dalam klausul kontraknya.
"Yang akan datang, Blok Masela, east Natuna, kita perbaikin
cost recovery-nya. Ini pekerjaan yang panjang, membutuhkan data dan analisa," kata dia
.
Khusus
cost recovery yang sudah ditandatangani akan tetap dihormati oleh pemerintah.
[wid]
BERITA TERKAIT: