Kader PDIP Sebut Jokowi Tidak Jago Soal Pencitraan

Jumat, 14 Oktober 2016, 08:58 WIB
Kader PDIP Sebut Jokowi Tidak Jago Soal Pencitraan
Jokowi/Net
rmol news logo Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Pandjaitan menya­takan, langkah operasi pem­berantasan pungli (OPP) yang dilakukan Presiden Jokowi bu­kan pencitraan. Menurutnya, Jokowi bukan figur yang jago soal pencitraan.

"Banyak orang curiga ini upaya pencitraan dari Jokowi. Jokowi berbeda dari SBY yang jago pencitraan. Jokowi gak jago," ujar Trimedya dalam dis­kusi bertajuk OTT Kemenhub RI antara Penegakan Hukum dan Pencitraan? di Pressroom DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Trimedya menegaskan, Jokowi lebih mementingkan kinerja ketimbang citra. "Dia bekerja se­suai apa yang dia rasakan dan dia mau lakukan daripada berpikir soal pencitraan," katanya.

Karenanya Trimedya me­negaskan, langkah Jokowi mendatangi lokasi OTT di Kemenhub yang hanya me­nemukan barang bukti uang Rp 95 juta itu bukanlah penci­traan. Sebab, kata Trimedya, presiden yang didukung PDIP itu memang mau memperbaiki layanan publik. "Tapi ini soal tujuh reformasi hukum yang akan dilaunching pemerintah. Salah satunya pelayanan pub­lik," tegasnya.

Sementara itu, Poltisi Partai Golkar Bambang Soesatyo berharap OPP yang dilakukan Jokowi bukan hanya untuk pencitraan atau pengalihan isu. Dia berharap OPP yang dilaku­kan Polri benar-benar efektif memberantas pungli.

"Kami berharap OPP untuk sekadar pencitraan dan upaya pengalihan isu, namun gebra­kan OPP oleh Polri patut di apresiasi. Dan itu sejalan den­gan upaya revitalisasi hukum yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo," kata Bamsoet di Jakarta, kemarin.

Dia berharap OPP yang dilaku­kan Polri efektif memberantas pungutan liar yang sudah men­jadi penyakit menahun di sentra-sentra pelayanan publik serta merugikan masyarakat. "Pemberantasan pungli dan revitalisasi (hukum) yang kini sedang di godok di istana itu harus memprioritaskan perbaikan kualitas penegakan hukum," ujarnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA