FPI: Polisi Harusnya Ancam Pembakar Hutan dan Pemimpin Pembohong

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 05 November 2015, 15:26 WIB
FPI: Polisi Harusnya Ancam Pembakar Hutan dan Pemimpin Pembohong
Ilustrasi/net
rmol news logo Front Pembela Islam (FPI) ikut menyikapi Surat Edaran Kapolri mengenai ‎Penanganan Ujaran Kebencian atau hate speech.

Sikap FPI terkait surat edaran yang ditandatangani Jenderal Badrodin Haiti disampaikan melalui akun Twitter @DPP_FPI.‎

"Pak Polisi, ‎mengusut pembakar hutan jauh lebih esensial dan urgen bagi bangsa ini daripada mengurus hal remeh temeh seperti foto Suku Anak Dalam," kicau FPI.

‎FPI meminta polisi tidak membungkam daya kritis anak bangsa dengan ancaman penjara. Kritik yang mereka sampaikan tidak membunuh orang dan tidak juga membuat puluhan ribu orang menderita penyakit ISPA. Justru, menurut FPI, polisi seharusnya ancam keras pelaku pembakar hutan karena sudah membuat jutaan rakyat sengsara.

‎"Pak Polisi, harusnya Anda juga buat Surat Edaran bagi pemimpin yang ingkar janji dan sengsarakan rakyat. Ancam mereka dengan hukuman berat."‎

"Pak Polisi, sekali lagi fokuskan pada penyelidikan kasus pembakar hutan. Kejar dan tangkap pelakunya, siapapun mereka," demikian kicau FPI.‎[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA