Agung Laksono: Ada Persoalan Mendasar yang Belum Selesai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 31 Mei 2015, 02:48 WIB
Agung Laksono: Ada Persoalan Mendasar yang Belum Selesai
agung laksono/net
rmol news logo Perdamaian antara kedua kubu Partai Golkar, baik kubu Aburizal Bakrie maupun kubu Agung Laksono hanya bersifat sementara.

Begitu kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat jumpa pers usai menjadi juru runding islah di kediaman dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5) malam.

"Ini adalah tahap awal untuk suatu katakanlah islah ke depan," ucapnya.

JK menerangkan, kedua belah pihak sepakat berdamai hanya dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015. Hal ini sembari menunggu hasil pengadilan tentang kepengurusan DPP Golkar yang sah.

"Tahap awal itu, berdasarkan hal yang sangat urgen dan penting pada 2 bulan ini, yaitu keikutsertaan Golkar di pilkada. Kita islah dulu untuk sementara ini, agar kerja politik bersama dapat berjalan," bebernya.

"Nanti, sambil menunggu keputusan yang tetap dari pengadilan. Itu saja sebenarnya, simpel. Nanti kalau pengadilan (sudah keluarkan putusan), pasti bersatu lagi," tandas JK.

Pada kesempatan sama, Agung menerangkan bahwa masih ada persoalan mendasar yang belum usai kendati kedua belah pihak sepakat berdamai.

"Yang jelas, kita mencari jalan. Kita menyadari, bahwa ini belum selesai semua, ada persoalan mendasar yang belum selesai, dan biarkan itu diselesaikan lewat peradilan," ujar Agung seperti diberitakan RMOLJakarta. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA