Beragam masalah pelanggaran HAM berat diadukan KontraS kepada MPR, mulai dari Peristiwa 1965 hingga tragedi di tahun 1997/1998 mengenai orang hilang, meninggal dalam demonstrasi, hingga pencemaran nama baik.
Menanggapi keluhan tersebut, Zulkifli Hasan berjanji akan membantu para korban pelanggaran HAM berat ini untuk mencari, mengungkap dan merehabilitasi nama korban.
"Pengadilan-pengadilan ini kita dorong. Rehabilitasi kalau bisa dilakukan kan bisa itu dulu dilakukan (realistis)," ujarnya dalam pertemuan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 3/2).
Sebagai langkah konkret dia akan menemui sejumlah pihak yang pernah bersinggungan dengan penanganan pelanggaran HAM ini seperti mantan Wamenkumham Denny Indrayana.
"Mudah-mudahan Pak, saya akan coba selesaikan sekuat tenaga. Itu harus diselesaikan Pak, kalau tidak diselesaikan utang sejarah itu Pak," tandas caketum PAN itu.
[rus]
BERITA TERKAIT: