Resultan dari dua hal inilah yang secara umum membuat Jokowi sulit berprestasi dan menunjukkan tanda-tanda ke arah perbaikan kesejahteraan dan keadilan.
Demikian disampaikan ekonom senior DR. Rizal Ramli dalam perbincangan dengan redaksi malam ini (Jumat, 30/1).
KMP internal yang dimaksud Rizal Ramli adalah Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh.
Sementara warisan pemerintahan SBY yang paling merepotkan pemerintahan Jokowi adalah quatro deficit yang terdiri dari defisit Neraca Perdagangan, defisit Neraca Pembayaran, defisit Balance Of Payments pada Q1-2013, dan defisit APBN plus utang luar negeri lebih dari Rp 2.100 triliun.
"Tidak mungkin meningkatkan kesejahteraan rakyat kalau yang digunakan adalah kebijakan neoliberal. Yang ada hanya sekadar menaikkan harga," ujar Rizal Ramli.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: