KABINET JOKOWI-JK

Dengan Hormat, Jokowi Diminta Hati-hati Memilih Alumni ITB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Rabu, 22 Oktober 2014, 09:58 WIB
Dengan Hormat, Jokowi Diminta Hati-hati Memilih Alumni ITB
rmol news logo Presiden Joko Widodo dengan segala hormat diminta berhati-hati untuk menempatkan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) di dalam pemerintahannya.

“Kecuali kalau kalau Bapak sudah kenal betul (dengan alumni ITB) itu,” demikian dikatakan mantan Wakil Sekjen Ikatan Alumni ITB, Adam WH, dalam perbincangan dengan redaksi.

Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) itu mengatakan, sejauh yang ia ketahui dari pemberitaan media, ada dua alumni ITB yang sudah menemui Jokowi di Istana. Dari kedua nama itu, satu terindikasi merupakan bagian dari mafia migas, dan satu lagi terindikasi sebagai bagian dari mafia telekomunikasi.

“Semoga bukan mereka yang dipilih,” katanya.

Dia mengatakan, kalau alumni ITB tersebut berasal dari BUMN atau pemerintahan yang sebelumnya, dapat dipastikan ia adalah kelompok loyalis Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang bersama Prabowo Subianto menjadi saingan Jokowi dan Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden yang lalu.

“Dan sudah pasti mereka bukan pendukung Jokowi-JK,” kata Adam lagi.

Adam meminta agar Jokowi tidak mengecewakan alumni ITB yang mendukungnya dengan tulus. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA