"Dari rekomendasi KPK disebutkan ada 15 nama yang diberi tanda merah dan sekitar 10 yang diberi tanda kuning tua. Sisanya kuning muda. Kalau kita merujuk pada nama kandidat yang beredar di media maka hal ini sudah semakin mengkerucut," papar Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Ahmad Yuslizar, mengumbar informasi yang diterimanya, Selasa (21/10).
Yuslizar yakin sejauh ini yang lolos dari
screening KPK dan PPATK adalah sosok profesional murni dari kalangan swasta. Dua lembaga itu dan Jokowi-JK sendiri mengisyaratkan mereka yang pernah duduk di eksekutif, legislatif maupun BUMN tidak lagi dijadikan menteri.
Dia mengungkap, kans terbesar saat ini berasal dari profesional murni maupun profesional yang direkomendasikan partai. Beberapa nama yang saat ini bisa dipastikan antara lain, Yuddi Chrisnandy sebagai profesional yang direkomendasikan Partai Hanura dan Poltak Sitanggang dari profesional murni.
Nama Yuddi Chrisnandy dan Poltak Sitanggang juga mencuat sebagai kandidat yang diusulkan dalam polling menteri di Kabinetrakyat.org. Poltak hingga hari ini menempati posisi tertinggi dengan 3.835 vote, sementara Yuddi sendiri diusulkan untuk pos Sekretaris Kabinet. Di situs beranilawanmafia.com yang dirilis oleh mahasiswa Indonesia di Singapura nama Poltak Sitanggang menempati posisi tertinggi sebagai kandidat Menteri ESDM.
[ald]