Sayap Partai Hanura Mundur dari Relawan Jokowi-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 15 September 2014, 05:42 WIB
Sayap Partai Hanura Mundur dari Relawan Jokowi-JK
gemura
rmol news logo . Salah satu sayap pemuda Partai Hanura, Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) menyatakan mengundurkan diri dari keikutsertaan dalam Koalisasi Organisasi Pemuda Indonesia Jokowi JK (Kopi Jokja).

Kopi Jokja adalah gabungan dari organisasi-organisasi kepemudaan tingkat nasional yang memiliki pengurus daerah diseluruh wilayah Indonesia, yang menjadi relawan untuk pemenangan pasangan Jokowi JK pada pilpres lalu.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gemura, Annisa Azahro mengatakan, setelah Jokowi-JK menang, Kopi Jokja bertugas mengawal dan memastikan bahwa program pro rakyat kecil Jokowi-JK terealisasi.

Namun di dalam perjalanannya pasca pilpres, Kopi Jokja melalui beberapa OKP inisiator di dalamnya mulai bergeser dengan melakukan manuver-manuver dalam proses perebutan Ketua Umum KNPI dalam Kongres Pemuda Oktober mendatang. Seperti Konteks Idol, Kopi Jogja melakukan konteks calon ketum KNPI.

"Hal ini pasti menjadi preseden buruk bagi Jokowi-JK, karena publik khususnya pemuda Indonesia akan menilai bahwa Jokowi-JK ikut terlibat mengintervensi proses politik dalam Kongres Pemuda ini," ujar Annisa Azahro dalam keterangannya, Senin (15/6).

Maka dari itu, ia menambahkan, apabila dalam proses selanjutnya dalam Kopi Jokja masih ditemukan nama Gemura, maka dipastikan bahwa itu adalah ilegal seperti dibeberapa spanduk yang dipasang dibeberapa titik di Ibukota

"Kepada seluruh kader Gemura se Indonesia untuk tetap konsisten dalam mengawal jalannya pemerintahan Jokowi-JK," tandas Annisa Azahro. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA