"Ical sudah panik," kata Direktur Penelitian Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/8).
Rapat terbatas DPP Golkar Jumat lalu, beberapa nama dipecat oleh Ical. Antara lain; Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono, Ketua DPP Golkar Yoris Raweyai, Wakil Sekretaris Jenderal Leo Nababan Waketum Bidang Hubungan Antarlembaga Djasri Marin, Andi Sinulingga, dan Sabil Rahman. Mereka dicopot lantaran berbeda arah dengan jalan yang diputuskan Golkar dalam Pilpres 2014 bulat mendukung Prabowo-Hatta. Mereka juga dinilai mendorong pencopotan Ical dari ketua umum lewat Munas dipercepat tahun ini atau Munaslub.
Sebelumnya, Ical juga terlebih dahulu telah memecat tiga kader beringin dari keanggotaan partai. Mereka adalah Poempida Hidayatullah, Nusron Wahid dan Agus Gumiwang.
Menurut Djyadi, saat ini internal Golkar sudah melihat kepanikan Ical dengan tindakan pemecatan tersebut. Ical menurut Djayadi sudah kehabisan langkah ampuh karena tidak bisa lagi melakukan negosiasi dengan petinggi Golkar yang lain.
"
Feeling saya, Golkar bakal cepat lengserkan Ical dan bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK," ungkapnya.
Sebelumnya Djayadi mengatakan, apabila gugatan Prabowo-Hatta ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 21 Agusntus mendatang, maka sempurnalah kegagalan Ical. Dan ini bakal jadi amunisi ampuh internal Golkar untuk lengserkan Ical sebelum 2015. Pasalnya, kalau Jokowi-JK menang, Golkar harus buru-buru ambil sikap sebelum Okotober 2014 saat pelantikan Jokowi-JK.
[rus]
BERITA TERKAIT: