"Kerusakan jalan, jumlah kendaraan yang tidak terkontrol, dan kemacetan yang belum bisa diatasi oleh pemerintah, menjadi pemicu utama pemborosan BBM. Apabila kondisi ini terus dibiarkan akan menimbulkan permasalahan yang lebih buruk," ujar Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, kepada wartawan, Sabtu (2/8)..
Bahkan, Edison mengingatkan, masalah lalu lintas dan angkutan jalan seakan memposisikan pemerintah seperti sedang "beternak konflik" yang suatu saat bisa meledak jadi kemarahan masyarakat terhadap pemerintah.
"Jika tidak mau menjadi sasaran kemarahan rakyat, pemerintah harus melakukan upaya yang ekstrim untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan," kata Edison.
Sebelumnya ia mengkritik kebijakan pengendalian konsumsi dan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, itu merupakan bukti bahwa infrastruktur jalan dan transportasi umum di negeri ini masih sangat buruk. Menurut dia, pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang menyentuh perbaikan jalan dan perbaikan manajemen transportasi umum.
Lagipula, kebijakan itu terkesan "banci" karena dilaksanakan saat masyarakat sedang mudik merayakan Idul Fitri.
[ald]
BERITA TERKAIT: