DEBAT CAPRES-CAWAPRES

Jokowi: Pilkada Serentak Mengurangi Biaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 10 Juni 2014, 01:37 WIB
Jokowi: Pilkada Serentak Mengurangi Biaya
rmol news logo . Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla berpandangan kepala daerah harus tetap dipilih secara langsung oleh rakyat, bukan oleh DPRD.

Persoalan besarnya ongkos yang dikeluarkan, pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 itu berpandangan bisa diselesaikan dengan pemilukada secara serentak.

"Pilkada serentak bisa mengurangi biaya. Bisa serentak di tingkat provinsi, bisa di tingkat nasional. Tapi ini perlu masa transisi," ujar Jokowi, demikian Joko Widodo disapa, dalam acara debat capres-cawapres di Balai Sarbini Jakarta, Senin (9/6) malam.

JK menambahkan tidak setuju jika kepala daerah dipilih DPRD. Dikatakan dia, dibanding negara-negara lain di dunia, pemilu yang digelar di Indonesia memang paling sering dilakukan. Karenanya penting pemilu digelar serentak, cukup dua atau tiga kali dalam lima tahun.

JK mencontohkan pemilu untuk memilih DPR, DPD, dan DPRD dilakukan bersamaan. Begitu pun, pemilu memilih presiden bersamaan dengan pemilukada, baik gubernur maupun bupati/walikota.

"Di DPRD belum tentu murah juga," demikian JK. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA