PILPRES 2014

Jokowi Ancam Dirinya dan Mega Tidak ke Bali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 29 Mei 2014, 21:24 WIB
Jokowi Ancam Dirinya dan Mega Tidak ke Bali
rmol news logo Jokowi meminta para pendukungnya bekerja door to door meyakinkan masyarakat agar dirinya bisa terpilih menjadi presiden. Hari ini setidaknya dua kali Jokowi menyampaikan permintaan tersebut, di Bandung dan di Bali.

Pagi tadi Jokowi hadir di GOR C-Tra Bandung. Di sana Jokowi memohon bantuan kepada relawan-relawannya agar bisa menang di Jawa Barat. Dia meminta supaya relawan dikoordinatori oleh korlap. Satu koorlap bisa membawahi 20 hingga 30 relawan dimana masing-masing relawan bisa mendatangi 10 rumah per harinya.

Jokowi menekankan jika dari satu rumah relawan bisa dapat empat suara, maka akan dapat dua ribu suara. Jika satu grup relawan ada seribu, maka dikali dua ribu bisa dapat sampai dua juta suara.

"Kita harus bekerja seperti itu. Kita tidak ada waktu untuk rapat-rapat. Cara seperti ini yang harus kita lakukan," kata Jokowi.

Setelah dari Bandung dan singgah di Sidoarjo, Jokowi menemui pendukungnya di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali. Di sini Jokowi menegaskan kembali perlunya bekerja door to door.

Jokowi menyatakan kepada para relawan di Bali untuk bekerja keras agar bisa meraih kemenangan. Jokowi minta dirinya bisa menang telak di Bali.

"Kalau di sini menangnya tipis, Ketum Bu Mega tidak ke Bali. Saya juga tidak ke Bali, ke Balinya tahun depan saja," kata Jokowi dalam orasi politiknya, disambut tawa para relawan. [dem]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA