Jokowi dan Puan sama-sama memiliki unsur api. Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1963, Puan yang lahir pada 6 September 1973 sama-sama dipengaruhi angka 8.
"Secara personal, Jokowi dan Puan Maharani tidak cocok berpasangan," kata Robert Hamada.
Sosok Puan tidak akan bisa melengkapi kekurangan Jokowi. Menurut murid pakar angka dari Malaysia Oliver Tan ini, Puan memiliki kelebihan sebagai mediator tetapi kelebihan ini tidak akan bisa menutupi kelemahan Jokowi yang cenderung pasif, suka menunda-nunda, terlalu hati-hati.
Jokowi juga terlalu percaya diri, tidak punya orientasi dan kurang komunikasi.
Robert Hamada mengatakan angka 8 dan unsur api yang melekat pada Jokowi membuat karir capres PDIP itu meningkat dengan cepat, tapi bisa jatuh dengan tiba-tiba. Catatan lainnya, Jokowi hidup penuh dengan tekanan.
"Sama seperti Jokowi, hidup Puan Maharani juga akan penuh dengan tekanan," demikian Robert Hamada.
[dem]
BERITA TERKAIT: