Pemilik nama lengkap Nurcahyo Riswanto ini maju mencalonkan diri jadi anggota DPR dari PDI Perjuangan. NR, begitu dia disapa, tak masalah jika aksi blusukannya dituduh mengekor gaya Joko Widodo saat pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta pada 2012 lalu.
"Tidak apa-apa saya dituduh menjiplak. Di Pilgub 2012 kemarin, saya memang dipercaya menjadi Ketua Sekretaris Bersama (Sekber) Jokowi-Ahok. Jadi wajar saja, kalau menggunakan metode yang sama di Pemilu 2014 ini," paparnya melalui rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (21/2).
Seperti Jokowi, dengan turun ke lapangan, ia juga berharap bisa mengetahui permasalahan sebenarnya yang dihadapi oleh masyarakat.
"Ini bekal untuk saya jika terpilih jadi anggota DPR untuk memperjuangkan kepentingan rakyat," ujarnya.
Sekalipun dianggap mendompleng kepopuleran Jokowi, NR yakin masyarakat tidak bisa dibodohi dan tahu caleg mana yang harus didukung.
"Masyarakat di Jakarta sangat cerdas, tidak bisa dibohongi," katanya.
Dia pun siap memantau dan mendukung setiap kebijakan yang dibuat Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta jika terpilih nanti.
"Saya akan mendukung secara kebijakan politik setiap program Pak Jokowi yang pro rakyat. Kalau ada yang melenceng akan saya tegur," tutur NR yang juga ketua umum Yayasan Kibar Indonesia.
[wid]
BERITA TERKAIT: