Salah satu yang mendapat penghargaan ini adalah Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Nur Alam.
"Alhamdulilah setelah hampir 50 tahun menjadi provinsi, akhirnya kami mendapat penghargaan ini karena berhasil membangun Provinsi Sultra ke arah yang lebih baik," kata Nur Alam kepada wartawan di Hotel Nikko Pullman Jakarta, Selasa (13/8).
Penghargaan ini, kata Nur Alam berkat kerja keras semua pihak mulai dari masyarakat Propinsi Sultra, para walikota dan bupati.
"Saya memberikan reward yang tinggi kepada aparatur yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Pria yang telah menjabat sebagai Gubernur Sultra selama dua periode ini mempunyai beberapa program unggulan untuk mensejahterakan masyarakat. Yaitu, pertama, pengembangan kualitas sumber daya manusia, kedua revitalisasi pembangunan. di daerah, ketiga, pembangunan situs sejarah dan kebudayaan dan terakhir pembangunan infrastruktur.
Selain itu, lanjut pria yang menjabat gubernur sejak Februari 2008. Pertama, pendidikan gratis untuk tingkat SD, SLTP dan SMA dan mencetuskan wajib belajar 12 tahun. Kedua, pelayanan kesehatan gratis sampai dengan rawat inap kelas 3. Dan ketiga, desentralisasi fiskal untuk mempercepat pemerintahan desa. Nur Alam juga mensyukuri karena tingkat kemiskinan di Sultra juga menurun dari 21 persen pada tahun 2008 menjadi hanya 13 persen pada tahun 2013.
Seperti diketahui, Presiden SBY memberikan Bintang Mahaputera Utama kepada tiga orang yaitu, H Nur Alam, H Muhammad Sani dan Hasan Basri Agus yang dinilai berjasa kepada negara diberikan tanda kebesaran melalui Keppres nomor 57/TK/2013. Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan RI dilakukan di Istana Negara, pukul 14.30 tadi.
[dem]
BERITA TERKAIT: