SBY Minta Jajaran Djoko Suyanto Tangkap Napi yang Kabur di Medan dan Batam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 18 Juli 2013, 14:45 WIB
SBY Minta Jajaran Djoko Suyanto Tangkap Napi yang Kabur di Medan dan Batam
sby/net
rmol news logo Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan seluruh jajaran Polhukam, khususnya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menkumham Amir Syamsudin, dan Kapolri Jendral Timur Pradopo untuk siaga terhadap seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan SBY melalui Jurubicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di kantor presiden, Jakarta, Kamis (18/7). Terkait dengan insiden kaburnya ratusan napi akibat kerusuhan dan pembakaran di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, dan kaburnya beberapa narapidana Rumah Tahanan IIA Batam, Kepulauan Riau.

Menurut Julian, masih adanya sejumlah napi yang belum tertangkap paska kerusuhan dan pembakaran di Lapas Tanjung Gusta dan sejumlah napi yang melarikan diri dari Lapas Batam. Termasuk beberapa napi di antaranya napi terorisme, juga menjadi perhatian presiden.

"Kapolri diminta segera menangkap dan mengembalikan napi tersebut ke lapas," terangnya.

Instruksi Presiden itu, lanjut Julian seperti dikutip dari setkab.co.id, disampaikan pada Selasa malam (16/7) dengan harapan agar kejadian di Lapas Tanjung Gusta dan Batam tidak terjadi lagi. Karena itu, seluruh lapas di Indonesia perlu siaga.

Terkait dengan posisi Ditjen Pemasyarakatan, Julian mengaku memang akan ada evaluasi. Namun, Ia tidak bisa memastikannya hasil evaluasi itu. [rsn]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA