"Memang, kabar Ibas mundur berseliweran di media, tapi secara faktual kami di kepengurusan nggak pernah dengar itu langsung. Dibahas atau terbersit pun nggak pernah," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, yang ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/4).
Dirinya selaku pengurus DPP Demokrat lebih banyak membicarakan urusan partai ketimbang rumor Sekjen Demokrat itu melanjutkan sekolah ke luar negeri.
"Komunikasi juga nggak pernah soal itu. Kita cuma bicara soal partai karena tiap hari ada isu-isu politik. Jadi, pembicaraan itu nggak tercetus," sambungnya.
Meski begitu, Ramadhan menyatakan, melanjutkan kuliah S3 memang penting untuk menambah pengetahuan, intelektualitas dan catatan akademis Ibas.
"Tapi bagi partai, Ibas itu kunci. Saya tidak pernah membayangkan Ibas mundur dan tidak ada tanda-tandanya," jelas Pohan.
[ald]
BERITA TERKAIT: