Hal ini disampaikam Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin saat melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP) 926 PL yang poisisinya berada di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
"Saya datang untuk melihat dari dekat semangat dan disiplinmu sebagai prajurit muda di Batalyon ini. Namun ingat, semangat dan disiplinmu memiliki tantangan nyata. Sebagai prajurit Batalyon Infanteri tempur, kamu wajib menguasai kemampuan menembak, beladiri, dan patroli untuk mengamankan serta menjaga kedaulatan NKRI di garis perbatasan!” tegas Menhan Sjafrie, dikutip Sabtu 10 Oktober 2026.
Menhan juga menggarisbawahi fungsi ganda Yonif TP sebagai batalyon teritorial pembangunan.
Kehadiran kompi-kompi fungsional, seperti kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi yang dibekali peralatan modern dan alat berat, sudah dirancang untuk membalas jasa rakyat.
Sebab, dengan cara membantu pemerintah daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kamu dibekali keterampilan, peralatan, alat berat, hingga sarana kesehatan dan peternakan. Ini wujud nyata untuk membalas jasa rakyat. Buat rakyat Bengkayang merasa aman, nyaman, dan sejahtera atas kehadiranmu! Jaga kehormatan TNI, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat!” kata Menhan.
Ke depan, Yonif TP 926/PL juga akan disinergikan dengan Batalyon Zeni guna mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat.
BERITA TERKAIT: