Awal 2013, Penjualan Motor Anjlok 12.779 Unit

Produsen Roda Dua Keluhkan Kenaikan Kredit Uang Muka

Senin, 18 Maret 2013, 08:05 WIB
Awal 2013, Penjualan  Motor Anjlok 12.779 Unit
ilustrasi, motor
rmol news logo .Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mulai mengeluhkan penurunan penjualan sepeda motor tahun ini. Pasalnya, sejak kebijakan kenaikan uang muka (down payment) kredit motor diberlakukan, penjualan di Februari 2013 mengalami penurunan sebesar 2,5 persen atau 12.779 unit dari 653.357 unit dibanding periode sebelumnya yang mencapai 666.136 unit.

Menurut Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, masalah kenaikan DP ini sangat meng­ganggu pasar motor tahun ini. Apalagi, kebijakan DP ini akan diterapkan ke perbankan syariah.

“Banyak konsumen yang me­­­­nun­da mem­beli motor lan­taran be­sarnya DP yang harus di­bayar. Apa­lagi, kebijakan ter­sebut akan di­berla­ku­kan pada bank sya­riah dan itu akan mem­persulit mas­yarakat membeli motor,” keluh Gunadi, akhir pekan lalu.

Berdasarkan data AISI, total penjualan Februari 2013, PT As­tra Honda Motor (AHM) me­nguasai pasar seki­tar 61,4 persen atau sebanyak 401.103 unit. Pen­jualan AHM bulan lalu naik tipis 0,63 per­sen dari Januari sebesar 398.608 unit.

Wakil Ketua AISI Johannes Loman menyatakan, meskipun penjualan motor mengalami pe­nurunan, namun hal itu tidak menyurutkan para Agen Peme­gang Merk (APM) Indonesia untuk melakukan investasi di Indonesia.

“Sudah banyak produsen mo­tor yang menambah investasinya di Indonesia. Saat ini, pasar se­peda motor berada di sekitar 7 ju­ta unit. Sedangkan untuk kapa­si­tas produksi berada pada angka 8 juta unit per tahun,” imbuhnya.

Loman menyatakan, penjualan motor akan tetap ber­ada di ki­saran 6 juta unit. Pe­nu­runan di awal tahun ini berdampak pada market setahun ke depan.

“Diharapkan daya beli ma­sya­rakat bisa meningkat, karena pendapatan juga meningkat de­ngan adanya kenaikan Upah Minimum Regional (UMR),” kata Loman.

Deputy General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan, kondisi pasar se­peda motor nasional masih cen­derung lesu, sehingga belum ada pertumbuhan permintaan sig­ni­fikan dari konsumen.

“Namun, kami tetap optimis penjualan akan semakin mening­kat. Apalagi di segmen sepeda motor sport ter­catat terjadi lon­jakan penjualan, yaitu sekitar 34,5 persen dari hanya 80.311 unit pada Februari 2012 menjadi 108.037 unit pada bulan lalu,” ungkap Thomas.

Thomas optimis dengan ada­nya produk baru Honda, penjual­an bisa tembus 1,2 juta unit motor di kuartal I 2013 atau naik 13,21 persen.

Manager Pemasaran 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya menuturkan, penu­runan penjualan motor terjadi lantaran an­jloknya permintaan pasar di Jawa dan luar Jawa.

“Meski uang muka Bank Sya­riah berlaku pada April, tapi su­dah ada sebagian yang me­ne­rapkan secara bertahap aturan tersebut,” tutur Yohan.

Tahun ini, AISI mencatat  pen­jualan motor hanya naik tipis di Februari 2013.

Sebanyak 653.357 unit mampu diserap pasar atau naik 0,52 persen dibanding Ja­nuari  sebanyak 649.983. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA