Untuk perkuat pasar mobil multi-purpose vehicle (MPV), Toyota akan menambah satu model barunya di Indonesia. Kendaraan ini akan dirakit secara lokal (Chronic kidney disease/CKD) oleh salah satu anak perusahaan Toyota Motor Corporation di Indonesia, yaitu Toyota Auto Body (TAB) pada akhir tahun ini.
Produksi mobil baru tersebut merupakan komitmen investasi Toyota Group sebesar Rp 13 triÂliun dalam lima tahun ke depan di Indonesia.
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko TriÂsaÂnyoto membenarkan adanya moÂdel baru yang akan dilunÂcurkan oleh Toyota Group. Joko memasÂtikan mobil baru itu tahun ini akan diluncurkan oleh TAB.
“Penambahan satu model baru ini menunjukan bahwa pasar InÂdonesia sangat baik bagi Toyota. DiÂyaÂkini produk bÂaÂrunya bakal meÂnaikkan rate peÂrusahaan daÂlam penÂjualan,†kata Joko keÂpada Rakyat Merdeka, kemarin.
Mengenai jenis mobilnya, Joko belum bisa mengatakan jenis MPV apa yang akan diluncurkan nanti. “Ya kita tunggu saja. MuÂdahan-mudahan dalam waktu dekat ini bisa dirilis segera,†ujar Joko.
Direktur Toyota Auto Body (TAB) Takuji Amioka mengaÂtakan, model baru ini merupakan salah satu upaya mengemÂbangÂkan bisnisnya di Indonesia. “KaÂmi akan terus menambah bisÂnisnya di Indonesia,†kata AmiÂoka di Jakarta, Selasa (11/11).
TAB merupakan salah satu dari enam perusahaan Toyota Group yang berencana menamÂbah inÂvestasi di Indonesia. MoÂdel dan jenis mobil apa yang akan diÂproÂduksi, pihak TAB masih merahasiakannya.
“Saya kira belum waktunya unÂtuk diumumkan. Yang pasti moÂdel baru ini akan disukai masÂyarakat Indonesia ,†ujarnya.
Presiden Direktur Toyota MoÂtor Corp (TMC) Akio Toyoda membenarkan adanya model baÂru tersebut. Penambahan moÂdel baru ini, kata Toyoda, tidak lain untuk memenuhi kebutuhan masÂyarakat Indonesia.
“Kami beroperasi seÂbaÂgai Toyota Group di Indonesia. ToÂÂyota memÂproÂdukÂsi mobil peÂnumpang, Daihatsu mobil kecil, dan TAB mobil komersil,†ujarnya.
Saat ini Toyota Group meÂnguaÂsai kepemilikan PT Sugity CreaÂtives sebesar 88,52 persen diÂsamping PT Toyota Motor MaÂnufacturing Indonesia (TMMI) 6,47 persen dan Toyota Tsusho lima persen. Perusahaan itu telah beroperasi di Indonesia seÂjak tahun 1995 untuk memÂproÂduksi komponen mesin, seÂperti perangÂkat panel mobil, radiator, bumÂper, kotak konsol dan emblem.
“Kita akan ada pertemuan laÂgi untuk mengumumkan mobil moÂdel apa dan berapa kapasitas proÂduksi yang akan dipasarkan nanÂti,†kata Amioka.
Selain menyiapkan mobil koÂmersil, penjualan Toyota di IndoÂnesia tembus 333,991 unit deÂngan pangsa pasar 36,2 perÂsen pada bulan Oktober tahun ini. Toyota mampu memÂperÂtahankan posisinya sebagai market leader.
Presiden Direktur TAM JohnÂny Darmawan menyebutkan, perÂtumbuhan sepanjang tahun ini tidak lepas dari kondisi pasar moÂbil yang semakin bergairah. Hal itu didorong oleh faktor perÂtumÂbuhan ekonomi maÂsyaÂrakat dan makin bervariasinya segmen dan model-model kenÂdaraan berÂmotor.
“Dalam dua bulan terakhir penjualan Toyota kembali naik setelah sempat turun pada AgusÂtus 2012 akibat banyakÂnya hari libur di bulan tersebut. Tak hanya Toyota, secara naÂsional pasar mobil juga mengaÂlami pertumbuhan luar biasa deÂngan rekor yang tercapai pada bulan lalu,†kata Johnny.
Toyota mencatat pertumbuhan hampir di semua segmen kenÂdaraan penumpang, yakni sedan, compact car, sport utility vehicÂle (SUV) dan 4x4. Sementara untuk kelas commercial vehicle perÂtumbuhan dialami pick-up dan kendaraan dua ton.
Pada segmen sedan, Toyota memimpin dengan dengan total penjualan 16.472 unit atau pangÂsa pasar 56,8 persen. Di segmen compact car, Toyota Yaris meÂnunÂjukkan dominasinya dengan penjualan total 22.397 unit atau market share 36 persen pada 10 bulan pertama tahun ini.
Di kelas SUV, penjualan menÂcapai 45.086 unit dengan pangsa pasar 42,2 persen. Sementara itu, pada periode yang sama, line up product Toyota di segmen SUV lainnya, Toyota Fortuner 4x2 tercatat membukukan penjualan 16.345 unit atau menguasai pangsa pasar 34,8 persen.
Sementara pangsa pasar kenÂdaraan niaga Toyota juga mengÂalami pertumbuhan pada sepuluh bulan pertama tahun ini. Di segmen pickup, penjualan Toyota tercatat sebanyak 10.473 unit, dengan market share 6,9 persen. Sedangkan kendaraan 2 ton membukukan total penjualan 17.170 unit dengan pangsa pasar 18,8 persen. [Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: