Wakil Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paralayang Pacitan, Rina Susiantri mengatakan, Kejurda Paralayang ini diikuti 54 peserta dan dibagi dalam tiga kategori, yakni senior, junior dan siswa, baik putra maupun putri. Sedangkan nomor yang dilombakan adalah ketepatan mendarat atau akurasi.
"Jadi penilaiannya itu yang jatuh di sasaran atau di tengah-tengah sasaran itu yang menang," ujarnya.
Dalam Kejurda ini, lanjut Rina, tidak ada target lebih, hanya menambah jam terbang atlet supaya memiliki pengalaman, meski parasut masih pinjam Pengprov Jatim.
''Pacitan belum punya parasut sendiri dan semangat atlet tidak boleh pupus, karena untuk persiapan Porprov 2019. Doa tetap yang terbaik,
take off lancar, dan
safety serta
happy landing. Juara atau peringkat adalah bonusnya," jelas Rina.
Ia menambahkan, menjelang Pekan Olahraga dan Provinsi (Porprov) 2019, juga akan diadakan Diklat untuk usia di bawah 17 tahun, dengan sistem seleksi yang sangat ketat oleh Pengurus Provinsi (Pengprov).
"Pacitan minimal akan mengirimkan sedikitnya lima siswa untuk diklat yang akan dimulai sekitar akhir Agustus hingga awal September," tambahnya.
[wid]