Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tidak menurunkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, tapi menurunkan pemain muda, seperti ganda campuran Yantoni Edi Saputra/Marsheilla Gischa Islami dan ganda putri junior, Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Agatha Imanuella.
"Kami selalu ikut kejuaraan dunia sebagai salah satu target yang menjadi incaran juga untuk mengetahui peta kekuatan dunia. Semoga kami bisa mendapatkan hasil terbaik dari kejuaraan ini," kata Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto.
Dikatakan, para pemain Indonesia siap tempur. Mereka telah menjalani program latiÂhan intensif sekitar tiga pekan. Tepatnya, setelah Indonesia Open 2018.
"Tapi, semua tergantung perÂjuangan dan kondisi atlet kami. Dan, saya lihat mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya.
PBSI mengandalkan ganÂda putra, untuk itu sejumlah pasangan terbaik seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso diturunkan.
"Untuk target kami tidak akan memfokuskan ke satu sektor, tapi kami menargetkan di ganda putra. Karena peluangnya itu ada di ganfa putra, ganda camÂpuran, dan ganda putri. Tanpa mengecilkan tunggal putra dan tunggal putru yang juga harus membuktikan bahwa mereka mampu," jelasnya. ***
BERITA TERKAIT: