"Saya kira pagelaran reog saat Asian Games sangat bagus," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik saat menghadiri silaturahmi bersama warga di Saung Kebun RW 01 Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (21/1) malam.
Selain itu, kata dia, INASGOC selaku pantia pelaksana (panpel) Asian Games 2018, juga tepat jika menghadirkan kesenian khas Jakarta.
"Panitia juga bisa memasukan kesenian lain khas Jakarta seperti ondel-ondel dan tari topeng," lanjut Taufik.
Kegiatan silaturahmi Taufik dihadiri ratusan warga dan tokoh masyarakat, antara lain Wakil Ketua Umum Komunitas Reog Ponorogo (KRP) yang juga Ketua Umum Paguyuban Pedagang Ayam Potong (PPAP) S Nojeng, LMK, PKK, FKDM, Pengurus RT, pedagang ayam, pengemudi bajaj, dan pegiat reog Ponorogo.
Dalam kesempatan tersebut Taufik yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta mengapresiasi permintaan warga agar pemukiman mereka dibangun masjid yang multiguna.
"Disini kan ada lahan kosong milik Pemprov DKI, harusnya bisa digunakan untuk bangun masjid. Nantinya masjid di lantai dua, sementara lantai satu digunakan untuk aula multiguna," ujar Taufik.
Sementara itu S Nojeng mengharapkan agar Pemprov DKI melakukan normalisasi Kali Sunter yang bersinggungan dengan kawasan pemukiman warga.
"Warga minta Kali Sunter diperbaiki untuk mengantisipasi banjir," cetus Nojeng.
Selain itu, lanjut Nojeng, Pemprov DKI juga diminta memberikan perhatian khusus dengan keberadaan lokasi pemotongan ayam di Pulogadung.
"Perhatian itu bisa dalam bentuk pelatihan OKE OCE," tukas Nojeng.
[dem]