Praveen/Debby Tembus Perempat Final

Korea Terbuka

Jumat, 15 September 2017, 10:45 WIB
Praveen/Debby Tembus Perempat Final
Praveen Jordan/Debby Susanto/Net
rmol news logo Skuat Garuda sukses mengan­tongi empat tiket perempat final Korea Terbuka 2017 setelah para wakilnya mengalahkan lawan-lawannya.

Para wakil Garuda yang lo­los itu adalah pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto yang menang atas duo Thailand, Bodin Isara/Savitree Amitrapai lewat dua set langsung dengan perolehan skor 21-16 dan 21-10 dalam laga yang berlangsung selama 31 menit.

Sejak gim pertama, Praveen/Debby selalu unggul dan berha­sil memberikan jarak poin yang cukup jauh. Keduanya pun ber­hasil mengakhiri gim pertama dengan skor akhir 21-16.

Memasuki gim kedua, Praveen/Debby masih memimpin poin atas Bodin/Savitree, jarak ked­uanya pun cukup jauh hingga menutup gim kedua dengan pautan poin yang cukup jauh yaitu 21-10.

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting juga berhasil lolos ke perempat final set­elah menekuk wakil Brazil dan Hongkong. Jojo sapaan akrab Jonatan mengalahkan Ygor Coelho dengan perolehan skore 21-16 dan 21-14. Sedangkan Anthony berhasil mengalahkan Ng Ka Long Angus yang meru­pakan unggulan keenam dengan skore 21-18, dan 21-18.

Tak mau ketinggalan, pasan­gan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga menyusul. Mereka merebut tiket perempat final setelah menekuk unggu­lan ketujuh asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota lewat tiga set 14-21, 21-17, dan 21-13.

Usai laga, Apriyani membe­berkan kunci kemenangannya. "Kami main lebih tenang dan menjaga pikiran, karena lawan runner up kejuaraan dunia, Apri sempat kepikiran. Tapi di lapan­gan pelatih dan kak Greysia mengingatkan Apri untuk nggak memikirkan itu. Akhirnya kami coba tampil focus dan nothing to lose," ujar Apriyani dikutip laman resmi PBSI.

Sementara itu pasangan gado-gado Hendra Setiawa/Boon Heong Tan tersingkir lebih cepat dari Korea Terbuka 2017. Mereka angkat koper setelah dikalahkan Liao Min Chun/ Su Cheng Hen dengan skore 21-19, 6-21, dan 22-20. Nasib serupa dialami tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung. Dia gagal melaju babak perempat final setelah dikalahkan wakil Hongkong, Yip Pui Yin 21-16 dan 21-14.

Kekalahannya ini dinilai Minarti selaku sang pelatih Jorgi sapaan akrab Gregoria lantaran perbedaan rangking dan jam tanding yang cukup jauh.  ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA