Pada pertandingan yang digeÂlar di KLCC Hall 1, Malaysia Dinggo Ardian Prayogo, yang turun di kyorugi kelas -74kg putra harus puas meraih medali perak pada cabang Taekwondo.
Ia dikalahkan wakil Filipina Morrison Samuel pada partai fiÂnal putra dengan skor 7-7 (ronde 1), 10-19 (ronde 2) 2), dan 18-28 (ronde 3). Hal yang sama dialami Shaleha Fitriana Yusuf yang tuÂrun di kelas kyorugi kelas -62kg putri. Dia meraih perak setelah tunduk dari atlet Vietnam, Hai Thi Nguyen, dengan skor 0-3 (4-9, 6-13, dan 10-21).
Pada cabang judo, Horas Manurung yang turun di kelas-81kg harus mengubur mimpinya setelah hanya meraih medali perak dalam laga final mengÂhadapi wakil dari Thailand, Masayuki Terada.
Horas kalah telak setelah lawannya mencetak nilai semÂpurna (ippon). Melalui hasil itu, Thailand diganjar medali emas.
Perak juga dipastikan Tim putri voli Indonesia. Itu setÂelah Indonesia kalah 0-3 dari Thailand meski bersaing cukup ketat secara perolehan poin.
Bertanding di Hall 11 MITEC, Indonesia kalah tiga set denÂgan 18-25, 24-26, dan 24-26. Beberapa kali sempat unggul, tim asuhan Risco Herlambang berÂbalik tertinggal lewat permainan bola-bola cepat Thailand.
Secara poin hasil ini lebih baik dari pertandingan di babak grup. Kala itu Berlian Marsheilla cs kalah 18-25, 16-25, dan 10-25.
Hasil perak ini sendiri sudah memenuhi target yang ditetapÂkan. Keberhasilan mencapai final juga merupakan rekor di mana jadi yang pertama dalam 20 tahun.
Penggawa timnas putri voli Aprilia Manganang menilai permainan tim sudah oke, mengÂingat mampu bersaing ketat dengan Thailand yang levelnya sudah lebih tinggi.
"Tadi ya lumayanlah bisa mengimbangi Thailand. Biarpun kalah 3-0 tapi poinnya nggak begitu jauh. Ini jadi sebuah pelajaran sih, kalau nanti kita di Indonesia, bisa evaluasi lagi apa yang harus dibenahi," ujar April usai pertandingan. ***
BERITA TERKAIT: