Selisih gol memang menjadi patokan untuk menentukan poÂsisi akhir setelah jumlah poin. Berbeda dengan SEAGames 2013 Myanmar, yang berpatoÂkan pada head to head setelah jumlah poin.
"Semua tim dalam grup ini kuat dan bekerja keras. Namun kami ingin mengalahkan mereka untuk ke final. Kami bertekad menang sebelum memikirkan selisih gol," kata Luis Milla.
Seperti diketahui Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dengan nilai 4 di bawah Vietnam setelah Evan Dimas melakoni laga dengan Thailand dengan skor imbang 1-1 dan menang atas Filipina (3-0).
Ketiga gol Indonesia di partai kedua Kamis (17/8) masing-masing dicetak Septian David Maulana (7), Muhammad Hargianto (45+1), Saddil Ramdani (59).
Jumlah poin Indonesia sama dengan Thailand, yang di laga keduanya menang tipis 1-0 atas Timor Leste. Indonesia berÂcokol di tempat kedua karena selisih gol yang lebih baik dari Thailand.
Indonesia selanjutnya mengÂhadapi Timor Leste, Minggu (20/8), atau sebelum menjalani partai sulit melawan Vietnam, Selasa (22/8) dan Kamboja, Kamis (24/8).
"Timnas U-22 Vietnam meruÂpakan tim yang hebat dan kuat di wilayah ini, seperti Thailand. Kami punya kemampuan dan percaya diri melawan Vietnam untuk lolos ke semifinal," jelas Luis Milla.
Menurut Milla, kemenangan melawan Filipina dan seri melaÂwan Thailand merupakan modal yang sangat berharga. "Saya harap para pemain tidak hanyut eforia, tapi lebih termotivasi unÂtuk meraih hasil positif di partai berikutnya," pintanya.
Setahu dia, Vietnam merupaÂkan tim kuat dan mampu tampil konsisten sepanjang pertandÂingan.
"Vietnam lebih cepat mainnya dibanding dua lawan sebelumÂnya. Ini yang harus diwaspadai," sebut Milla.
Tentang calon lawan Timor Leste, Minggu (20/8), Milla berÂharap para pemain tetap fokus dan tidak memandang remeh lawan. "Tidak peduli gol berapa yang penting menang dulu," tandasnya. ***