Awas, Skill McGregor Sudah Moncer

Peringatan Malignaggi

Senin, 24 Juli 2017, 10:19 WIB
Awas, Skill McGregor Sudah Moncer
Conor McGregor/Net
rmol news logo Conor McGregor terus ber­siap diri menyongsong laganya melawan Floyd Mayweather di Las Vegas AS 26 Agustus mendatang. Dia pun telah menunjuk eks petinju tangguh Paul Malignaggi, sebagai lawan tanding.

Malignaggi pun memuji perkembangan skill bertinju petarung UFC tersebut. McGregor kata dia, sudah naik level kemampuan ber­tarungnya di atas ring tinju.

Malignaggi, mantan juara dunia kelas super ringan dan kelas welter itu memang sengaja didatangkan kubu McGregor. Keduanya terlibat dalam latihan yang dilakukan disebuah gym mewah di pinggiran kota Las Vegas yang sengaja disewa petarung MMA asal Irlandia itu.

"Saya tidak bisa mengungkapkan terlalu banyak tapi McGregor tidak bodoh … Ada metode untuk kegilaannya," kata Malignaggi kepada NY Fights dilansir Metro, kemarin.

Malignaggi pun yakin McGregor sudah siap menjajal Mayweather di atas ring tinju nanti. "Dia siap untuk delapan ronde. Dia memiliki gagasan tentang apa yang ingin dia lakukan dan bagaimana dia ingin melakukannya," katanya.

"Dia bukan petinju konven­sional, tapi dia mampu dan kekuatannya bagus. Apakah itu bisa efektif terserah dia, tapi yang jelas dia bukan orang bodoh," tandasnya.

McGregor mengaku telah banyak mempelajari laga-laga Mayweather sebelumnya. Duel nanti diklaim se­bagai pertarungan terheboh abad ini karena mempertemukan dua jagoan beda "genre".

McGregor sendiri setuju pertarungan dilakukan di atas ring tinju dan dengan aturan tinju. Ia pun siap langsung didiskuali­fikasi jika nanti mengeluarkan jurus MMA-nya. Tiket nonton pertarungan itu sendiri dikabar­kan sudah habis terjual.

Sedang juara dunia tinju kelas ringan versi WBC, Mikey Garcia telah mengungkapkan keingi­nannya untuk mendapatkan duel unifikasi gelar, setelah menyele­saikan pertarungan kelas welter junior melawan mantan juara dunia empat divisi, Adrien "The Problem" Broner.

Akan tetapi, apabila petinju be­lum terkalahkan itu kesulitan untuk mendapatkan duel unifikasi di kelas ringan, maka dia akan melanjutkan karier tinjunya di kelas welter junior atau kelas ringan super.

Garcia, yang pernah meme­nangkan gelar dunia kelas bulu dan kelas bulu super, sengaja memilih Broner untuk bertarung di kelas welter junior, karena berharap bisa membangun namanya di divisi kelas welter junior.

Jika berada di kelas welter junior, tidak tanggung-tanggung, Garcia mengincar pertarungan melawan pemenang duel unifika­si kelas welter junior antara juara WBC/WBO, Terence Crawford melawan juara WBA/IBF/IBO, Julius Indongo, yang akan melakukan bentrokan pada 20 Agustus 2017. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA