Dari tiga sesi latihan, posisi terbaik pebalap Italia itu hanya berada di peringkat sembilan yang dicapai latihan bebas kedua. Di seri kualifikasi pun Rossi harus puas start dari posisi 13, dan akhirnya finis kedelapan selisish 20 detik di belakang sang peÂmenang Andrea Dovizioso pada Ahad (11/12).
"Kami sangat tentang akhir pekan ini. Catalunya adalah salah satu lintasan favoritku dimana tahun lalu balapannya berjalan hebat dan aku menang," kata Rossi.
Ini menandai hasil buruk Rossi di tanah Spanyol pada 2017. Sebelumnya di Jerez, Rossi juga finis di urutan kesepuluh, 38 detik di belakang Dani Pedrosa yang menjadi pemenang. Dengan hanya mengantongi delapan poin, Rossi belum sanggup ke papan atas. Rossi menempati peringkat kelima dengan peroleÂhan 83 poin, tertinggal 23 poin dari rekan setimnya, Maverick Vinales, yang memimpin klasemen.
Sementara, Andrea Dovizioso menyebut kemenangannya di Montmelo sebagai sesuatu yang aneh karena rider Ducati itu sebenarnya tak menggeber sampai 100 persen.
Dovizioso memulai balapan dari posisi tujuh dan perlahÂan-lahan maju ke baris depan sampai akhirnya memimpin pada putaran 17 dari total 25 lap balapan. "Ini memberi perasaan aneh karena saya menang tanpa harus menggeber 100 persen. Itu belum pernah terjadi kepada saya," jelasnya.Ini merupakan kemenangan kedua Dovizioso di MotoGP 2017. Sebelumnya, dia naik podium teratas MotoGP Italia. Sepanjang kariernya di kelas primer, ini menjadi kemenangan keempatnya. ***
BERITA TERKAIT: