Hatton juga mengajak orang-orang untuk ikut serta dalam penggalangan dana ini. Eks juara dunia kelas berat ini mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah menggalang dana senilai 20 ribu poundsterling (Rp 338,3 juta). Rencananya, donasi ini akan disumbangkan untuk keluarga Towell.
Saat ini, Towell meninggalkan seorang kekasih dan anak lelaki yang masih bayi. Hatton pun mengunggah ajakan ini dalam media sosial pribadinya.
"Mike Towell kehilangan nyawanya setelah melakukan salah satu dari apa yang ia cintai dan mengurus keluarganya, atau bahkan keduanya. Mari tunjukkan kepedulianmu. Jika kita membutuhkan dana sebesar 20 ribu poundsterling (Rp 338,3 juta), maka kekurangannya tingÂgal 15 ribu poundsterling lagi (Rp 252,2 juta)," tulis Hatton dalam Twitter pribadinya.
Towell merupakan seorang petinju Inggris yang tewas usai kalah dalam sebuah pertandinÂgan. Towell menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, 15 jam setelah menjalani pertandinÂgan terakhirnya.
Petinju 25 tahun itu roboh pada ronde kelima saat bertarÂung melawan Dale Evans di St. Andrew Sporting Club, Radisson Blu Hotel, Glasgow pada Kamis (29/09) dan dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Elizabeth.
Legenda tinju kelahiran Dundee, Dick McTaggart mengaÂtakan, kematian Towell tidak sepenuhnya kesalahan wasit. Menurut peraih medali emas kelas ringan di Olimpiade 1956, Victor Loughlin pasti tidak akan pernah menyangka jika pertarungan itu berakhir dengan tragis.
"Saya menyesal mendengar kabar tentang Mike. Dia pasti salah satu petinju masa depan negara ini. Saya mungkin tidak pernah mengenalnya secara pribÂadi, tapi istri saya selalu menyukai setiap pertarungan Mike Towell di televisi," kata McTaggart seperti dikutip dari
The Courier.
McTaggart menambahkan, setiap olahraga pasti mempunyai risiko. ***
BERITA TERKAIT: