4 Pemenang Turnamen Biliar GP Ansor Disodor Ke PB POBSI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 09 September 2016, 23:55 WIB
4 Pemenang Turnamen Biliar GP Ansor Disodor Ke PB POBSI
Foto: GP Ansor
Kecil Besar
RMOL. Turnamen biliar Gerakan Pemuda Ansor resmi ditutup hari ini (Jumat, 9/9).

Ada empat orang yang menjadi pemenang dalam turnamen biliar bertema Merajut Prestasi Membangun Negeri” untuk memperebutkan Piala Menpora RI ini.

Ketua Panitia Penyelenggara turnamen, Ach. Ghufron Siradj mengatakan, pemenang turnamen ini akan direkomendasikan kepada Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) untuk dilatih dan dijadikan atlet profesional.

"Alhamdulillah turnamen biliar ini berjalan lancar sampai akhir. Secepatnya kita akan keluarkan rekomendasi kepada pemenang lomba ini untuk dikirimkan ke PB POBSI," ujar Gopong, panggilan akrab Ach. Ghufron Siradj.

Menurut Gopong, turnamen ini diikuti sekitar 73 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan yang tersebar di Jakarta. Namun, yang mendapatkan piala hanya empat orang. Mereka adalah Redim Okto sebagai juara I, Muhammad Ihsan Saruna juara II, Affan Rozi meraih juara III dan Hesbul Bahar menempati juara IV.

"Sekali lagi saya sebagai ketua panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu kesuksesan turnamen ini," katanya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa turnamen biliar ini akan disemarakkan di seluruh cabang Ansor yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Nanti. kita tuggu respon daerah karena kita belum  mendapat respon. Kalau sudah ada respon baru kan kita dorong. Kalau memang respon bagus  di daerah segera kita akan dorong kompetisi skala nasional," ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Yaqut memaparkan kompetisi skala nasional yang digelar bukan semata-mata untuk menghilangkan citra negatif dari permainan biliar. Tapi juga, sebagai suatu ajang untuk menelurkan bibit-bibit alet yang profesional dan berperstasi.

"Untuk terus dilatihh tentunya ya. Bukan hanya maksud di awal (merubah stigama negatif menjad positif) tapi juga harus mengejar prestasi," kata Gus Yaqut yang juga anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB ini.[wid] 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA