Clippers datang dengan kepercayaan diri yang tinggi usai mengumpulkan delapan kemenangan dalam 10 laga terakhir. Tim tamu pun tampil menggedor pertahanan tuan tumah.
Pistons yang ogah kehilangan muka di hadapan pendukungÂnya sendiri, juga tampil menyerang. Aksi jual beli serangan pun menutup kuarter pertama dengan skor imbang 27-27.
Jalannya laga di tiga kuarter sisa, sangat sengit. Bahkan hingga penutupan kuarter keempat, skor imbang 94-94 memaksa pertandÂingan itu berlanjut ke babak overtime. Di babak itu lah Clippers baru bisa mengakhiri perlawanan tuan tumah.
Blake Griffin mencetak poin penting di detik-detik terakhir laga. Dua poin tambahannya mengunci kemenangan tipis Clippers atas Pistons, 103-105.
Dalam laga itu, Griffin menjadi pemain paling subur dengan torehan 34 poin, lima
rebound dan tujuh
assist. Sementara aksi Reggie Jackson yang juga mengumpulkan 34 poin untuk Pistons, tak cukup menghindari timnya dari kekalahan.
Di laga lainnya, kebangkitan Chicago Bulls dari ketÂertinggalan di paruh laga memperpanjang laju buruk Philadelphia 76ers. Bertanding di United Center, Chicago, kemarin. Bulls membukukan kemenangam 115-96 atas Sixers. Bagi Sixers, ini adalah kekalahan yang ke-25 dari 26 pertandingan NBA musim ini.
Bulls sempat tertinggal 51-56 saat half-time dari Sixers. Namun mereka bangkit dan memegang kendali perÂmainan di kuarter ketiga dengan mencÂetak 34 poin, sementara Sixers cuma mencetak 12 poin. Tambahan 30 poin di kuarter terakhir memantapkan kemenangan Bulls atas Sixers.
"Anda tidak boleh melihat rekor mereka dan berpikir mereka bukan tim yang bagus. Kami fokus pada cara bagaimana kami harus bermain di kedua area, kami bisa memenangi laga," kata
shooting guard Bulls, Jimmy Butler, seperti dikutip
ESPN.Butler menjadi penyumbang angka terbanyak untuk Bulls denÂgan 23 poin. Sementara Nikola Mirotic dan Tony Snell masing-masing mencetak 17 dan 16 poin. ***
BERITA TERKAIT: