Praveen/Debby menang dari pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo 24-22, 20-22, 21-13 dalam pertandingan yang berlangsung di Fuzhou, kemarin.
"Kami masih perlu menyesuaiÂkan diri terutama dengan kondisi lapangan dan shuttlecock-nya. Kami baru bermain enak pada game ketiga," kata Praveen.
Setelah mencapai game point 20-17, Praveen dan Debby semÂpat disusul 20-21 Hayakawa/Matsutomo tapi kemudian berÂhasil merebut game pertama 24-22.
Pada game kedua, Praveen dan Debby tertinggal pada awal dan meski berhasil memaksa Hayakawa/Matsutomo bermain game setting 20-20 akhirnya harus mengaku kalah 20-22 di akhir game kedua.
Praveen dan Debby melesat sejak awal pada game ketiga dan menyelesaikan permainan dengan kemenangan 21-13.
Di putaran kedua, Praveen dan Debby akan menghadapi pasanÂgan Korea Selatan Ko Sung Hyun dan Kim Ha Na. Ko Sung Hyun dan Kim Ha Na melaju ke putaran kedua setelah mengalahkan ganda campuran Indonesia Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet 21-10, 21-12.
Praveen/ Debby sudah lima kali bertemu Ko Sung Hyun dan Kim Ha Na dengan catatan kemenangan 2-3. "Tentu kami ingin mencapai hasil terbaik kalau terkait target. Tapi, kami tidak ingin berpikir terlalu jauh. Kami hadapi dulu satu per satu," kata Debby.
Di nomor ganda campuran hanya menyisakan satu wakÂil setelah Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, Riky Widianto/ Richi Puspita Dili, serta Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir tersingkir di putaran perÂtama turnamen berhadiah total 700 ribu Dolar ASitu.
Di nomor tunggal, Indonesia juga sudah tamat, setelah Tommy Sugiarto yang menjadi atu-satunya wakil Merah Putih di turnamen tersebut takluk di tangan wakil Hongkong, Wong Wing Ki Vincent, dengan skor 21-18, 16-21, 19-21. ***
BERITA TERKAIT: