Rossi & Marquez Kompak Tolak Sistem Anyar Dorna

Kamis, 12 November 2015, 10:36 WIB
Rossi & Marquez Kompak Tolak Sistem Anyar Dorna
Rossi & Marquez/net
rmol news logo Penyelenggara bala­pan MotoGP, Dorna akan menerapkan sistem baru pada gelaran musim 2016 menda­tang. Rencananya, Dorna akan memberlakukan pemakaian Electronic Contor Unit (ECU) tunggal.

ECU merupakan komponen paling penting dalam me­nentukan kecepatan sebuah tunggangan para pebalap. Namun, setelah dilakukan uji coba kemarin, ternyata dua pebalap yang pekan-pekan lalu berseteru kini kompak mem­protes keras. Valentino Rossi dan Marc Marquez menyata­kan tidak setuju dengan sistem baru yang akan diterapkan Dorna di MotoGP 2016.

Rider berjuluk The Doctor itu bahkan menyebut ECU baru ini sebagai sebuah lang­kah mundur. Dia mengaku motornya tak jadi lebih enak ditunggangi.

"Bagi saya pribadi tidak lebih menyenangkan, karena pada akhirnya semakin tinggi level motor maka semakin baik untuk saya," kata Rossi dikutip Crash, kemarin.

Sedangkan, bagi The Baby Alien julukan bagi Marquez, penggunaan ECU dinilainya akan menghabiskan banyak waktu dalam persiapan MotoGP selanjutnya. "Kami memulai pada 2015 saat menggunakan perangkat lunak baru, itu adalah di mana kami menghabiskan banyak waktu. Kini sepertinya kita hanya melangkah mundur," ungkap Marquez.

Sebenarnya, polemik ECU di MotoGP sudah berlangsung sejak 2014 lalu. Tim-tim besar seperti Yamaha dan Honda pu­nya keuntungan jika sistem ini diterapkan, karena bisa men­jadi alas an mendapatkan dana besar. Sebab, membuat ECU perlu modal jumbo. Namun, bagi tim kecil yang dananya terbatas, pasti akan mengalami kesulitan.

Selain itu, penyelengga­ran MotoGP 2016 juga ter­jadi pergantian penyedia ban dari Bridgestone ke Michelin. Perubahan tersebut menjadi masalah serius juga untuk sejumlah rider top MotoGP seperti Jorge Lorenzo, Rossi, dan Marquez. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA