Pebalap kebangsaan italia itu memang sukses mencuri perhaÂtian. Tidak hanya mampu karena menyodok dan seketika mampu memimpin balapan selepas start, tetapi juga karena dirinya bertarung ketat dengan tiga rider papan atas, yakni Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi, di sepanjang balapan. Bagi Iannone, ini adaÂlah kali ketiga ia sukses berdiri di podium musim ini.
"Sungguh-sungguh pertarunÂgan yang ketat dan benar-benar luar biasa. Saya puas dan amat bangga karena saya bisa bersaÂing sengit melawan rider-rider hebat di Premier Class. Marc, Jorge, dan tentunya Valentino bukan rider sembarangan!," ujar Pebalap berjuluk
The Crazy Joe ini dikutip
Crash, kemarin.
Hasil positif Iannone membanÂtu Lorenzo dan membuat Rossi gagal naik naik podium, secara tidak langsung menguntungkan Lorenzo untuk menipiskan jarak poin dengan sang juara klaseÂmen sementara, Rossi. "Saya memang gagal menang, tapi saya beruntung karena Andrea bisa menahan laju Valentino," kata Lorenzo.
Pada balapan kemarin, persainÂgan sengit memperebutkan posisi pertama antara Lorenzo dengan Marc Marquez terjadi di lap akhir. Marquez yang berada di posisi kedua mencoba terus mendesak Lorenzo, hingga akhirnya sukses berada di depan hanya beberapa saat menjelang finis.
Sedangkan,
The Doctor juÂlukan untuk Rossi mengaku kecewa telah gagal naik podium. hanya mampu finis di urutan keempat dengan catatan waktu 40 menit 38.907 detik atau berÂselisih 1.058 detik dari Marquez yang sukses menjadi juara.
"Hasil ini sungguh memaluÂkan dan saya benar-benar tidak senang. Khususnya, karena tidak bisa berada di podium dalam balapan yang hebat ini. Balapan lalu benar-benar ciri khas perÂtarungan klasik Sirkuit Philip Island," kata Rossi.
Dengan kegagalan ini artinya, peluang Rossi untuk menjuarai ajang MotoGP musim ini pun menciut, dan semakin berpeluang disalip Loreanzo dalam tangga klasemen karena selisih mereka saat ini hanya berjarak 11 poin. Padahal sebelum balapan ini, Rossi mampu menjaga selisih lebih jauh, 18 poin. ***
BERITA TERKAIT: