Di antaranya, Sekretaris Menpora Alfitra Salam yang juga Ketum PP Squash Indonesia; Wakil Ketua Umum V KONI Pusat Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Hukum, Immanuel Robert Inkiriwang; dan Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan, Mudai Madang. Tiga nama itu yang paling menonjol di bursa kandidat bakal calon (balon) ketua KOI 2015-2019.
"Mungkin saja ada balon lainnya, tetapi masih malu-malu. Meskipun demikian, figur bu Rita Subowo masih tetap dibutuhkan untuk mengawal gelaran Asian Games 2018.
Lobinya masih sangat diharapkan karena beliau Wakil Presiden Badan Olimpiace Asia (OCA)," ujar praktisi olahraga Firmansyah Yongki Gindo di Jakarta, Selasa (30/6) malam.
Rita Subowo telah menjabat Ketua KOI sudah lebih dari empat tahun. Rita Subowo akan mempertahankan jabatannya pada Kongres yang akan digelar Oktober 2015. Sehubungan dengan penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 ini, disebut-sebut banyak yang mengincar jabatan ketua KOI. Hal ini tampaknya terkait dengan adanya ketentuan bahwa ketua KOI adalah juga ketua penyelenggara (Organizing Committe) dari Asian Games XVIII/2018 tersebut.
Sementara itu, sudah dipastikan pula bahwa dana penyelenggaraan dari Asian Games XVIII/2018 tersebut, yang berasal dari APBN, akan langsung diparkir’ di panitia penyelenggara.
"Itulah yang membuat bursa Ketua KOI jauh lebih ramai dibanding perebutan kursi ketum KONI Pusat," ujar Yongki yang juga wartawan olahraga senior ini.
Sementara itu, antara bulan Oktober dan November 2015 juga akan dihelat Mukernas KONI Pusat, untuk menetapkan Ketua Umum 2015-2019. Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, yang menjadi Ketum KONI Pusat sejak November 2011, juga disebut-sebut siap untuk mempertahankan jabatannya. Namun, hingga saat ini, belum ada tokoh yang disebut-sebut siap untuk menantang Tono Suratman.
[wid]
BERITA TERKAIT: