"Sehingga pundi-pundi medali emas Indonesia terus bertambah," kata Menpora yang memberikan dukungan langsung kepada atlet Indonesia dan menyaksikan perlombaan di Marina Channel Singapura, Sabtu (6/6).
Marzuki meraih medali emas pertama bagi Indonesia cabang kano (C 1) perorangan putra dengan catatan waktu 4 menit, 02,349 detik. Catatan waktu yang ditorehkan Marjuki itu lebih baik dari atlet Myanmar, Thant Zin Oo dengan 4:06,707 yang berhak medali perak. Sementara perunggu diraih atlet Filipina, Hernie Macaranas dengan waktu 4:08,294.
Cak Imam, sapaan Menpora, bangga cabang dayung katagori kano ini bisa mempersembahkan emas pertama sekaligus mempertahankan tradisi emas dayung di ajang SEA Games. "Tradisi ini mesti dilanjutkan untuk event-event internasional lainnya," sambungnya.
Selain emas, cabang olah raga dayung Indonesia juga telah meraih dua perak dan satu perunggu. Raihan ini sekaligus mendongkrak posisi Indonesia di daftar pengumpul medali sementara. Jika sebelumnya Indonesia berada di posisi keenam, dengan tambahan emas dan perak ini membuat Merah Putih naik ke urutan kelima.
Penampilan Marjuki yang berlomba di Marina Channel, Singapura memang luar biasa. Atlet kelahiran 4 September 1991 berhasil menjadi yang terbaik dengan unggul lebih dari tiga detik dari rival terdekatnya saat memenangi lomba. "Ini emas pertama saya di SEA Games, tentu saya senang. Saya memang fokus dan berlatih keras dengan menambah porsi beban saat latihan," kata Marjuki yang mengaku telah mengikuti tiga kali SEA Games.
[sam]
BERITA TERKAIT: