Pada Asian Games ke XVII di Korea Selatan Indonesia diposisi 17 dengan 20 medali (4 emas, 5 peÂrak dan 11 perunggu). Hasil itu jelas suatu kemunduran karena paÂda Asian Games Tiongkok TaÂhun 2010 lalu, Indonesia berada di posisi ke 15.
Ketua Umum Komite OlimÂpiaÂde Indonesia (KOI), Rita SuÂbowo mengatakan sebagai tuan ruÂmah, Indonesia memiliki keÂsemÂpatan untuk memasukan noÂmor-nomor atau cabor olahraga yang berpotensi menyumbang medali emas seperti dragon boat yang pada Asian Games 2010 meÂnyabet tiga medali emas, penÂcak silat, sepatu roda dan paraÂgliding.
Untuk sepatu roda dan paraÂgling Indonesia berjaya di ASEÂAN Games 2011. Selanjutnya usulan Indonesia mengenai caÂbang olahraga atau nomor diÂserahkan Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan harus mendapatkan persetujuan dari 45 negara Asia. Peluang lolos adalah pencak silat dan dragon boat.
“Formulanya jelas 28 cabang olimpic dan 8 non olimpic yaitu 5 cabor regional Asia ditambah usulan tuan rumah. Kami masuÂkan pencak silat. Kalau dragon boat pernah di pertandingkan di Asian Games dan lebih mudah mengusulkan,†kata Rita SuboÂwo di Jakarta kemarin.
Usulan tersebut harus disamÂpaikan pada bulan November. Pada pelaksanaan Asian Games 2018, Indonesia akan memakai tiga kota sebagai 'host' utama yaÂitu Jakarta di DKI Jakarta, BanÂdung, Jawa Barat, dan PalemÂbang di Sumatera Selatan.
“Persiapan kita ada dua yaitu pembinaan dan organizing comÂmittee. Duduk bersama untuk membicarakan ini semua,†jelasÂnya. ***
BERITA TERKAIT: