Dalam pertandingan yang berÂlangsung di Gyeyang GymnaÂsium, Minggu (21/9/2-14) sore WIB, tunggal pertama IndoneÂsia, Tommy Sugiarto, gagal meÂnyumbangkan poin untuk tim ‘MeÂrah Putih. Melakoni pertaÂruÂngan selama 60 menit melawan Chou Tien Chen, dia kalah 21-13, 19-21, dan 14-21.
Indonesia sempat menyamaÂkan kedudukan di nomor ganda. PasaÂngan ganda pertama, MoÂhammad Ahsan/Hendra SetiaÂwan, menang dua gim langsung 21-19 dan 21-18, saat berhadaÂpan dengan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin.
Indonesia kembali ketinggalan setelah Jonatan Cristie yang dituÂrunkan di nomor tunggal kedua juga gagal meraih poin. Dia kaÂlah dua gim langsung 15-21 dan 17-21, saat berduel melawan Hsu Jen Hao.
Indonesia gagal memperpanÂjang napas setelah ganda kedua, Angga Pratama/Rian Agung SaÂputro juga menelan kekalahan. Mereka kalah dari Chen Hung Ling/Liao Min Chun dengan skor 17-21 dan 18-21.
Atas kekalahan ini, Angga pun menyampaikan permintaan maaf kaÂrena belum bisa memenuhi tarÂÂÂget yang dibebankan. SemenÂtaÂÂra itu, Rian mengaku bahwa diÂrinya tampil kurang berani.
“Kami minta maaf kalau kami belum bisa memenuhi target. SeÂteÂlah ini kami akan fokus di noÂmor perÂorangan dan harus lebih siap laÂgi. Di pertandingan tadi kami sering kehilangan fokus, ini yang mesti diperbaiki,†kata Angga usai perÂtanÂdingan dalam rilis dari PP PBSI.
“Penampilan kami kurang beÂrani, ditambah angin di lapaÂngan juga berubah-ubah arahnya. NaÂmun kami tahu ini bukan alasan. Lawan memang bermain lebih bagus. Soal pressure, tentu ada, tetapi kami tidak terlalu merasa terbebani saat tim tertinggal 1-2,†jelas Rian menambahkan.
Dengan hasil ini, kontingen InÂdonesia dipastikan gagal meÂnyumÂbang medali dari cabang olahÂraga nomor beregu badminÂton. Sebelumnya, tim putri kalah daÂri Jepang juga di babak perÂempatfinal. ***
BERITA TERKAIT: