"Tentu saja kami sangat kaget degan berita tersebut. Tapi kami akan selesaikan, kami akan tindak lanjuti, jika memang ada oknum yang bermain," ujar Taufik saat dihubungi wartawan, Selasa (5/11).
Namun demikian, Taufik meminta agar proses penyelidikan terhadap kasus itu dilanjutkan lebih dalam lagi. Ia khawatir hanya laporan fiktif semata tapi terlanjur sudah mencoreng nama institusi Disdik.
"Kalau pihak kami dipanggil siap. Kalau ada buktinya, tapi bisa jadi ada yang mengaku-ngaku, bisa jadi pihak saya ada yang main, kita akan lakukan pemeriksaan," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang peserta ujian tes CPNS Pemprov DKI Kategori II di GOR Simprug kedapatan memiliki nomor ujian dan kursi sama dengan peserta lain yang telah lebih dulu hadir di lokasi. Setelah diperiksa, peserta yang diketahui bernama Rustini (32) mengaku mendapat kartu peserta ujian dari seorang staf Dissik DKI.
Bahkan Rustini yang guru honorer SD juga mengaku, kartu ujian tersebut diambilnya langsung dari kantor Disdik di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.
[wid]
BACA JUGA: